Peternakan Sapi di Australia

Peternakan Sapi di Australia

aqiqah catering

aqiqah catering

Ternak sapi dipelihara di daerah tropis di Australia sebelah utara dan di daerah beriklim sedang di selatan. Banyak sekali ternak sapi yang dipelihara di Australia sebelah utara, di sepanjang pantai maupun di daerah pedalaman. Apabila hujannya cukup, maka tanah yang ada dapat membantu dalam pemeliharaan ternak yang jumlahnya banyak. Daerah-daerah pantai di Queensland mendapat banyak hujan, maka di sini ada 15 ekor ternak yang dipelihara di tanah seluas satu kilometer persegi. Di daerah-daerah pantai yang lebih lembab, rumput dapat tumbuh dengan mudah untuk makanan ternak. Semakin jauh ke pedalaman yang udaranya lebih kering, ternak harus bertahan hidup dari rumput yang liat dan keras dan semak yang terbantut. Seringkali, ternak ini harus dipindahkan untuk mencari makanan rumput.
Keadaan di pedalaman Queensland dan di Wilayah Australia Utara sangat keras. Di sini hujan turun antara bulan November dan April, tetapi pada bulan-bulan lain tidak ada hujan atau kering. Curah hujan juga tidak dapat diandalkan. Dalam beberapa tahun hujan kadang-kadang jarang turun dan rumput yang digunakan sebagai makanan ternak tidak tumbuh. Di beberapa tempat, para petani menggunakan air dari cekungan artois untuk ternak mereka. Orang membuat sumur bor, yang kadang-kadang dalamnya sampai dua kilometer. Seluruhnya kira-kira ada 7.500 sumur bor. Peternakan di daerah-daerah yang gersang ini sangat luas. Beberapa peternakan atau yang disebut ‘station’ luasnya mencapai 29.000 kilometer persegi dan jumlah ternaknya dapat mencapai 50.000 ekor. Apabila iklimnya sangat kering, hanya kira-kira satu ekor ternak saja yang dapat dipelihara di tanah seluas satu kilometer persegi.
Kebanyakan daerah-daerah peternakan ini terpencil. Tetangga terdekat letaknya mencapai berkilo-kilometer jauhnya dan tidak ada sekolah, sehingga anak-anak belajar melalui radio dan televisi. Jika ada orang yang sakit, dokter dapat berkunjung dengan naik pesawat terbang. Di beberapa daerah peternakan, para petani menggunakan helikopter, pesawat terbang ringan, dan kendaraan bermotor untuk menggiring ternaknya. Ternak tersebut dimasukkan ke dalam kereta dan dibawa ke tempat penyembelihan untuk disembelih dan diolah. Kadang-kadang ternak sapi ditempatkan di kawasan berpagar dan diberi makan. Tujuannya adalah untuk menggemukkan sapi tersebut dalam jangka waktu yang pendek. Ternak tersebut dapat bertambah 1 kg beratnya setiap hari.
Australia mengekspor ternak hidup ke Indonesia, yakni terutama jenis sapi bos indicus seperti sapi jenis Brahma atau jenis campuran silang seperti sapi jenis Braford dan Droughtmaster. Sapi-sapi jenis ini sangat berhasil diternakkan di daerah tropis. Sapi ini mempunyai ciri yang dimiliki sapi jenis bos indicus, seperti tahan panas, tahan terhadap kekeringan, dan serangan kutu. Sapi tersebut juga mempunyai ciri sapi jenis bos taurus, misalnya laju pertumbuhannya tinggi, produksi susunya banyak, dan tingkat kesuburannya tinggi.
Sumber Informasi : http://www.dfat.gov.au/aii/publications/bab05/index.html
Sumber Gambar :http://www.braunvieh.com.au/mooparkstud.aspx

Leave a Reply